OBYEK WISATA OERONI

Salah satu potensi wisata Kabupaten Timor Tengah Utara adalah kawasan pantai utara yang ada diwilayah  Kecamatan Insana Utara, Kecamatan Biboki Moenleu dan Kecamatan Biboki Anleu. Terdapat beberapa pantai antara lain pantai wini, pantai temkuna, pantai tanjung bastian di desa Humusu Wini, pantai oesoko di Desa Oesoko, pantai kolam tua, pantai oebubun di Desa Oepuah Utara, pantai oepese, pantai bibhaef, pantai ponu, pantai melinta di Desa Ponu, pantai faularan, pantai tuamese, pantai fatu ro, pantai fatu lotu, dan pantai batu putih di Desa Tuamese. Selain pantai-pantai ini, terdapat pula bentangan alam yang berbukit-bukit dan dataran rendah untuk persawahan.

 Obyek wisata Oeroni terletak di Desa Tuamese Kecamatan Biboki Anleu merupakan sebuah muara sungai yang menjadi rawah akibat masuknya air laut kedalamnya dan dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk dijadikan kolam ikan. Terdapat tumbuhan bakau yang luas dan terpisah-pisah nampak seperti pulau-pulau kecil ditengah lautan, jika dipandang dari puncak bukit Oeroni dan bukit Banam.

Kata Oeroni artinya  air yang menetes satu-satu dari gunung batu. Kawasan Oeroni terbagi menjadi tiga bagian yaitu Oeroni Akdirun (pohon tuak) muaranya fatumuti, Oeroni fatukhun (pohon batu) terdapat pekuburan tua orang manlea, dan Oeroni Tanaum.  Pada Oeroni Tanaum ini terdapat sebuah kisah bahwa ketika musim hujan disertai gemuruh maka akan muncul hewan-hewan seperti kerbau dan sapi dari dalam laut yang bukan milik siapa-siapa. Binatang-binatang yang muncul ini akan menjadi milik orang yang berada ditempat ketika munculnya binatang dari dalam laut.  Tempat ini juga disebut tempat berkat atau berahmat sehinggah selalu diingat orang. Kata Tanaum (dialek biboki) / Tamnau artinya mengingat.

Kecamatan Biboki Anleu terdapat 9 Desa antara lain Desa Ponu, Desa Tuamese, Desa Oemanu, Desa Nifutasi, Desa Kotafon, Desa Maukabatan, Desa Nonotbatan, Desa Sifaniha, dan Desa Motadik.

Selain obyek wisata alam dan pantai, terdapat juga budaya masyarakat setempat yang sangat menarik.  Beberapa ritual adat terus dilaksanakan setiap tahunnya ditempat-tempat yang dianggapnya keramat oleh masyarakat/orang Manlea. Tempat-tempat keramat tersebut adalah ponufatuk raimaran, oemuit oetuin, malinta fatuktiran, ponu fatukwelaran, masin oan malinta, wekakeu, fatuk ailotuk, masin mean, fatumuti/fatmuti fatulia, fatu ro, sekmanus kayuna, fal’erak debu bauama, mofa haurunat, banama lorok lalisuk, kuak maromak, fatpenobasau (air pemali orang manlea), webikan/oepikan,oetune mankase, aitaman diperbatasan belu, dan selewaimanikin, fatukrau aman metan di wilayah belu.

Desa Tuames terletak dibagian pantai utara yang berjarak 7 km dari Ponu ibu kota Kecamatan Biboki Anleu, 30 km dari wini dan 80 km dari kota Kefa melalui wini. Jika ingin ke Tuamese melalui kota Atambua maka jaraknya adalah 40 km.

Di bagian selatan kolam Oeroni terdapat beberapa bukit yaitu bukit Oeroni, dan bukit banam yang lebih tinggi. Bagian selatan bukit Oeroni terdapat satu tempat ritual orang Manlea yang disebut Kuak Maromak (Lubang Tuhan). Melalui lubang ini kita dapat melihat laut. Dari puncak bukit Banam pengunjung dapat memandang ke semua arah daerah Biboki Anleu.

Di lereng bukit ini terdapat tempat ritual adat fuaton orang bermarga Thaumaet yang dilakukan setiap tahun. Salah satu keunikan suku ini adalah cara penguburan orang mati tanpa peti. Jenasah hanya dibungkus dengan daun kelapa atau daun enau, diyakini daun ini merupakan pengawet dan dapat menghilangkan bau walaupun jenasah disemayamkan beberapa hari untuk menunggu sanak saudaranya.

Berbeda dengan suku Thaumaet, dipuncak bukit Banam terdapat tempat ritual suku Manlea. Leluhur orang Manlea memiliki 2 (dua) istri, satu dari darat dan satunya berasal dari laut. Ketika terjadi kesalahan yang dilakukan oleh masyarakat setempat maka akan menimbulkan amarah sang istri yang berasal dari laut. Air laut akan pasang dan menimbukan bencana bagi daerah itu. Dipuncak bukit banam akan menjadi tempat berlindung masyarakat dan melakukan ritual adat untuk menghormati dan menenangkan Benamok (Nenek penguasa laut). Be atrinya Nenek dan Namok adalah nama sang istri dari laut. Benamok adalah Nenek penguasa laut.  Semua anak, cucu dan masyarakat akan mengelilingi tempat ritual ini, semuanya menghadap ke laut yang terdapat muara fatro seraya melakukan ritual.

Dari puncak bukit Banam kita dapat menikmati keindahan alam Biboki Anleu termasuk pesisir pantai utara.

 

 

Author: disbudparTTU

DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN TTU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *